Suka-suka

Suka-suka
its me. . .

Kamis, 01 April 2010

Sisa Rasa Ini

Bersyukur diri ini pernah memilikimu 
Walau sekejap tetapi selalu membekas di hati 
Hingga mentari terbit dari barat 
Hingga samudera mengering 
Kau takkan pernah terganti

Harapan Semu

Pintu itu benar-benar telah terkunci
Terkunci rapat dan mungkin abadi 
Sekuat tenaga ku hancurkan pintu itu 
Sekuat itu pula pintu itu kian merapat
Akankah ku dapat buka membukanya..???
Atau mungkin akan dibuka oleh yang lain...??
Jika itu terjadi berikanlah aku keikhlasan Ya ALLah..

Hanya PadaMu ku Mengadu

Aku bagai debu yang mudah hilang tertiup angin 
Mudah hangus terbakar panasnya api 
Mudah hanyut terseret derasnya arus
Begitu kecilnya diri ini dihadapanMU 
Pantaskah aku meminta PadaMu 
Pantaskah aku mengeluh PadaMu 
Tubuh ini berlumurkan kotoran dunia 
Sadarkanlah aku
Ajarilah aku bersujud PadaMu

                    

Racun Jiwaku

Dia tak baik Aku simpan di hatiku
Tak layak Aku Letakkan dinadiku
Tetapi dia tak dapat ku pindahkan bahkan tak dapat ku buang
Bagaikan darah yang terus dan terus mengalir
Bagaikan jantung yang setiap detik berdetak
             

              Dia hanya tinggalkan rasa pahit dan getir
              Rasa yang tak pernah aku inginkan 
              Berikanlah aku penawar rasa ini
              Agar dapat kutunjukkan padanya
              Bahwa ini memang tak pantas ku kenang
             

Ingatlah aku

Hari ini ku tau yang kau inginkan
Kau masih tetap berdiri disana tapi bukan untukku
Tak mengapa jika ini yang kau mau


                                   Lakukanlah yang kau anggap terbaik bagimu
                                   Meski lara ini terus kau ukir
                                   Lara yang tak pantas aku rasakan sendiri


Bintang yang sekarang kau tunjuk mungkin itu yang indah
Tapi ku yakin indahnya bintangmu takkan seterang yang kau bayangkan
Karna disini ada bintang yang tak inginkanny tetap bersinar